Yusufstudi.com - Pimnas (Pekan ilmiah  Mahasiwa Nasional) ke 31 dilaksanakan di UNY sebagai tuan rumahnya.

Pengumuman juara umum dilaksanakan pada tanggal 1 september 2018 dan sekitar pukul 23.59 wib.

Juara umum pimnas 31 ini adalah Universitas Gadjah Mada dengan 7 Emas 2 perak dan 2 perunggu untul kategori presentasi sedangkan untuk poster UGM meraih 3 emas 1 perak dan 3 perunggu

Dalam hal ini banyak yang bilang TIM UGM sangat berkualitas. Kenapa? Karena yang masuk final hanya 13 tim dan bahkan tidak masuk kedalam 10 PTN dengan Tim di pimnas terbanyak. Tetapi tetap bisa menyabet piala umum ini.

Urutan hasil akhir sebagai berikut
1. UGM
2. UB
3. Undip
4. UI
5. UNY
6. ITS
7. PENS Surabaya
8. UNAIR
9. STKIP Muhamadiyyah Sampit
10. UNNES Semarang

Daftar Juara PIMNAS ke 31 Di UNY 2018

Yusufstudi.com - Pendaftarn SNMPTN 2018 sudah hampir mendekati penutupan. Penutupan SNMPTN 2018 yaitu tanggal 6 Maret 2018. Biasanya sih, kalo udah mendekati hari H, maka banyak yang membuka laman pendaftaran dan akan terjadi banyak kendala.

Salah isi data SNMPTN 2018
Salah isi data SNMPTN 2018

Kendala yang sering muncul adalah salah memasukkan data, salah memilih PTN dan pilihan jurusa, dan salah satunya adalah server down  dari laman SNMPTN. Biasanya ditandai dengan ketika memilih jurusan atau input data, tiba-tiba log out sendiri. Nahh, karena udah mendekati maka ayolah segera mengisi dan medaftar SNMPTN sebelum H-3 ya biar tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan.

Mengisi data sangatlah melelahkan karena banyak data yang diisi mulai dari data diri sampai prestasi dan finalisasi. Nah, banyak banget nih awal-awal dulu masalah Foto yang kurang benar, hilang, dan banyak lagi serta lupa memasukkan PIN dan KAP bidikmisi di laman SNMPTN 2018. Bagi kalian yang mengalami masalh ini silahakn benarkan caranya mengatasi Foto yang salah dan Lupa Memasukkan PIN dan KAP setelah melakukan finalisasi.

Akhir-akhir ini, di banyak grup yang membahasa tentang jalur masuk dan bahkan admin sendiri disini sebagai penulis banyak banget yang nanya dan chating dengan berbagai pertanyaan. Ya, aku sendiri juga kurang tau masalh itu karena aku bukan Panitia SNMPTN 2018 apalagi ditanya pengaruhnya terhadap SNMPTN 2018. Contoh pertanyaan yang ditanyakan kemarin-kemarin

Kak, aku salah memasukkan NIS dan KK karena gak teliti dan aku memasukkan NISN malahan. Bagaimana pengaruhnya dan solusinya?
Selain diatas, masih banyak pertanyaan yang sangat menarik terkait SNMPTN ini. Ini menunjukkan bahwa Siswa sekarang itu hanya percaya dengan omongan orang saja dan Tidak mau Membaca Aturan SNMPTN.

Ketelitianlah yang harus ditekankan disini sih, kalian ingin kuliah tapi masih tahap pendaftaran saja tidak membaca aturan, kurang teliti, dan sebagainya. Bagaimana PTN mau percaya kepada anda?

Terus, bagaimana solusinya kalo gitu kak? aku bingung kak.

Oke, jadi yusufstudi.com akan selalu membantu proses pendaftaran SNMPTN kalian dan memberikn solusi-soluis supaya semuanya bisa berjalan dengan membantu menanyakan ke panitia. Nih pesan dari panitia SNMPTN 2018 terkait masalah tersebut.

Solusi Salah Isi Data SNMPTN 2018
Solusi Salah Isi Data SNMPTN 2018

Dari pesan tersebut, buat kalian yang salah memasukkan data terutama NIS dan Uang Pembangunan (UP), solusinya adalah ketika nanti kalian diterima di PTN X, maka kalian ketika daftar ulang membuat dan membawa surat pernyataan bahwa :
                         "data yang diisikan benar-benar salah dan benar murid sekolah Y".
Nah, jadi kalian minta aja surat keterangan dari sekolah masing-masing ya. Kemudian, ketika nanti sebelum daftar ulang silahkan tanyakan ke PTN X mu, bagaiaman format surat pernytaannya atau ada syarat lain yang sekiranya bisa membuktikan kessalahan yang dibutuhkan PTN X?

Akan tetapi ingat ya. Semua keputusan tetap ditangan PTN masing-masing dan pengaruhnya salah isi data adalah yang menentukan pihak PTN masing-masing

Menurut pengalamanku, kalau kesalahan tidak fatal dan ringan seperti NIS, UP, SPP, alamat, itu masih bisa ditolerir karena  mungkin kurang tau dari siswa dan tidak berurusan dengan penerimaan.

Data-data seperti keadaan ekonomi, dsb pasti nanti akan ada form daftar ulang untuk mengisi ketika kalian udah diterima dari masing-masing PTN.

Mudah kan? makanya jangan andalkan SNMPTN ya, dan segeralah memulai untuk belajar SBMPTN supaya sudah siap dan saingan kalian akan berat ketika SBMPTN karena pesaing kalian yang gak lolos pemeringkatan sudah belajar mulai sekarang sedangkan kalian hanya nunggu SNMPTN?

Salam penulis
(yaa/ys)

sumber jawaban : halo.snmptn.ac.id

Pengaruh dan Solusi Salah Isi Data SNMPTN (NIS, Uang UP, Alamat,dsb) SNMPTN 2018

Yusufstudi.com -  Generasi yang sering kita dengar adalah generasi Milenial, ya kan? Nah kalian sendiri tau gak sih siapa generasi Milenial itu?

Generasi Z, Hati-Hati - Yusufstudi.com

Generasi milenial adalah orang yang merasakan setelah Gen-X yaitu yang lahir antara tahun 1980-an sampai  1998 awal. Entah apa pengelompokannya tapi hal ini sangat berbeda nyata ketika nanti dihubungkan dengan Gen-Z. Generasi Milenial sering disebut juga Gen-Y ya sobat.

Nah generasi Z sendiri banyak yang berbeda-beda pendapat terkait rentang tahunnya lho. Dilasir dari tirto.id, Menurut Agen pemasaran Sparks dan honey yang viral atas presentasinya menyebutkan bahwa generasi Z itu kelahiran mulai 1995. Menurut MTV, generasi ini lahir diatas tahun 2000. Generasi ini intinya sudah menikmati dunia yang serba Internet ketika tahun kelahirannya.



Nah, bagaimana di Indonesia? di Indonesia dimulai tahun 2000an ya, disini penyedia internet komersil sudah mulai masuk. Dengan era ini, maka para pelaku pemasar dan industri harus tau kebutuhan orang supaya dapat bersaing dalam perekonomian.

Dalam gen-Z ini, orang akan dimanjakan dengan internet mulai dari Sosial, Jual beli, maupun Liburan. Tidak perlu susah payah semua informasi bisa kita akses melalui internet terutama nih "Sosial Media" yang sangat cepat menyerbu orang-orang Indonesia. Memang dengan Sosmed ini banyak sekali keuntungannya mulai dari cepatnya arus informasi, pertemanan, administrasi, kerja, bahkan pendidikan.


Akan tetapi, hati-hati. Terlalu bebasnya dunia ini sangat bahaya bagi kita lho. Gen-Z ini dipandang tidak bisa lebih fokus daripada Gen-Z karena terlalu cepatnya informasi dan serba digital sehingga orang dimanjakan seakan-akan menjadi malas. Walaupun di Gen-Z ini masyarakat lebih terbuka, wirausaha, dan lebih cepat untuk kerja. Jika dibandingkan maka keburukan lebih banyak dibandingkan kebaikan dengan adanya internet di Indonesia ini karena penggunanya yang tidak bijak. Alasannya karena Indonesia mengenal digital sampai semua serba Internet berlangsung sangat cepat sehingga kurang memahami esensi didalamnya. Bebeda dengan negara asal pengembang teknologi yang bertahap pengenalannya sehingga sangat menghargai antar manusia secara riil tidak maya.

Siap tidak siap kita harus siap menghadapi hal ini
. Oleh karena ini marilah hati-hati dengan berita Hoax, ujaran kebencian yang sangat santer dibicarakan karena sifat orang Indonesia kebanyakan malas membaca dan hanya percaya dengan satu sumber saja. Padahal hal inilah yang menjadikan Indonesia dijajal dalam hal digital.

Sudah siap?

Merdeka . .  Merdeka . . . Merdeka . . . Bangsaku Indonesia  . . .
73 tahun Indonesia di Era Generasi Z


Siapa generasi Z? Hati-Hati!

Yusufstudi.com - Sudah hangat dibicarakan sejak tahun lalu, bahwa akan ada metode masuk perguruan tinggi yang akan menggantikan SBMPTN. Salah satunya yang muncul saat ini adalah metode SAT. Sebenarnya apasih Metode SAT ini, kok bisa menjadi jalur masuk PTN?


Nah, SAT sediri kependekan dari Scholastic Assessment Test untuk membatu siswa mengenali potensi dirinya itu sebenarnya apasih. Tes ini sudah digunakan di Amerika serikat
dan disana tidak banyak masalah. Dengan adanya SAT ini, peserta hanya melakukan tes Potensial Akademik untuk mendapatakn nilai yang nantinya digunakan untuk daftar ke PTN.

Mungkin seperti tes TPA kalo di SBMPTN dan ada tambahan lagi.

SAT ini sistemnya adalah seperti tes TOEFL , siswa tidak harus melakukan tes pada hari tertentu akan tetapi, bisa dilakukan kapan saja . Sertifikat yang berisi nilai ini bisa digunakan untuk mendaftar ke PTN.



Dilansir dari Medcom.id, bahwa metode ini tidak meniadakan jalur-jalur sebelumnya seperti SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. Hanya ditambahkan saja karena SNMPTN bisa untuk memeratakan penerimaan peserta didik serta SBMPTN yang menilai berdasarkan Akademik siswa.

Rencana tes Center dengan SAT ini masih ditawarkan ke pihak PTN dengan tim kecil ritekdikti.

Sumber:
[Medcom.id]. 2018. "Keberadaan SAT tidak Meniadakan Jalur Seleksi PTN lainnya".
[medcom.od]. 2018. " Metode SAT, Persaingan Masuk PTN Lebih Terbuka dan Fair"

Apa itu Metode SAT, Metode Baru Masuk PTN Pengganti SBMPTN ?

Rangkuman Materi Biologi kelas XII PPT -Yusufstudi.com
Yusufstudi.com - Ujian Nasional dan USBN 2017  akan segera berlangsung kira-kira bulan April mendatang. Empat bulan untuk memperisapkan semua ini adalah waktu yang sangat singkat karena pelajaran yang di ujikan nantinya akan bersasal dari kelas X sampai kelas XII SMA. Tidak hanya itu materi ini bisa digunakan untuk persiapan SBMPTN 2017 atau ujian masuk lainnya. Untuk itu kami akan membagikan materi PPT bab yang ada dikelas XII untuk mata pelajaran Biologi. Silahkan diunduh dibawah ini semoga bermanfaat.

Bab 1 - Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan (Unduh)
Bab 2 - Metabolisme (Unduh)
Bab 3 - Herditas (Unduh)
Bab 4 - Teori Evolusi (Unduh)
Bab 5 - Bioteknologi (Unduh)

Sekian dari kami semoga bermanfaat dan membantu temen semua LULUS UN dan masuk PTN yang diharapkan. Aamiin. Untuk SARAN dan KRITIK silahkan ke KOMENTAR yaa. Kalau mau minta apa tinggal komentar saja semoga saya punya.

Download Juga :

Materi Pelajaran Biologi SMA kelas X (Lengkap) | Ujian Nasiona 2017

Update tentang Kami :
FB : @yusufabdhul
IG : @yusufabdhul
Twitter : @yusufabdhul
FP : Seputar SNMPTN

Materi Pelajaran Biologi SMA kelas XII (Lengkap) | Ujian Nasional 2017

Yusufstudi.com - Pendaftaran SNMPTN sudah selesai nih. Langkah selanjutnya bagi pendaftar SNMPTN adalah menunggu Pengumuman SNMPTN pada 17 April 2018 nanti. Nah, Apakah hanya menunggu saja kamu?

Tips Anak SBMPTN 2018

Sedikit cerita dulu ya, Okelah selamat dahulu bagi kalian yang lolos untuk melakukan pendaftaran SNMPTN dan telah melakukan finalisasi SNMPTN. Mengapa finalisasi SNMPTN? soalnya bagi kalian yang tidak melakukan finalisasi maka kalian dianggap tidak mendaftar SNMPTN (artinya percuma saja).

Bagi yang kemarin tidak lolos, maka langkah kalian adalah dengan mengikuti tes-tes jalur masuk ke Perguruan Tinggi (PT). Ada beberapa jalur masuk untuk ke PT apalagi jalur Vokasi (D3/D4) dan Sarjana.

Jalur masuk secara umum antara lain:
1. SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang sudah dilakukan kemarin.
2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang pendaftarannya segera dibuka nanti. sekitar sebulan lagi.
3. Seleksi Mandiri (biasanya dilaksanakan setelah tes SBMPTN). Untuk informasinya silahkan cek masing masing web PTN yang dituju.

Nah, kita disini akan bahas tentang SBMPTN saja ya. Jadi SBMPTN itu adalah jalur masuk ke PT dengan menggunakan nilai tes kita. Jadi kita akan tes beberapa mata pelajaran yang menjadi penentu kita dapat masuk atau tidak. Disini tidak ada kaitannya dengan masalah sekolah, alumni, dsb. Sehingga murni hasil yang kita dapat tanpa pengaruh yang lain.

Jadi, semakin susah masuk SBMPTN karena kita harus bersaing dengan para pejuang yang lain bahkan nih para peserta OSN nasional juga ada yang masuk ke PTN lewat jalur ini.

Selain itu, pendaftar jalur ini nih sangat banyak banget karena 3 tahun kelulusan boleh daftar (lulusan 2016, 2017, dan 2018). Jika kita lihat pendafta PDSS kemarin saja sekitar  Dua Juta Siswa, padahal nih itu hanya satu angkatan lulusan (lulusan 2018) saja. Jika yang daftar dari 2016, 2017, dan 2018 berapa banyak? ya sekitar Lima Juta siswa (jika daftar semua). Paling setiap tahun yang daftar SBMPTN sekitar 700.000-850.000 siswa.

Maka dari itu, khususnya buat angkatan 2018 yang bisa daftar SNMPTN jangan leha-leha  menunggu pengumuman ya. Kalo gak lolos pedih lo rasanya.

Oke, langsung saja bagaimana sih kak biar lolos SBMPTN dan apa yang bisa kami persiapkan?

1. Buku dan Latihan Soal

Belajar dan latihan soal
Pertama hal yang dilakukan adalah Memilih Jurusan dan PTN yang diharapkan ya. Nah, nanti kita mengira-ngira bagaimana sih peluang masukknya? trus apakah sangat susah?. Hal ini bisa kalian tanyakna pada kakak kelas kalian yang udah lulus dan kuliah. Misal :
Kak, Masuk jurusan teknik Industri itu susah? dulu kok bisa lolos di FTI ITB itu, kakak ngerjain berapa soal sih?
Setiap orang pasti punya kemampuan masing-masing, jadi gak semua yang lolos misal di Teknik ITS itu bisa semua mata pelajaran Jadi, yang dibutuhkan di SBMPTN ini adalah strategi untuk masuknya. Apabila sudah masuk, semua kemampuan bisa diasah. Jangan bilang :
Kak, aku gk bisa kimia dan udah telanjur masuk Teknik Kimia. Aku salah Jurusan. 
Maka dari itu, tekad pertama adalah menentukan Pilihan Jurusan dan PTN yang dipilih.

Ciri-ciri anak yang sukses adalah mempunyai buku pegangan yang lengkap. Buku disini tidak harus berupa buku cetak yang mahal sampai ratusan ribu ya. Tapi apabila mempunya ya itu kelebihan dan jangan lupa dibaca karena yang pengen punya saja kadang gak bisa beli.

Buku disini adalah catatan sekolah, Bimbel, dan belajar sendiri dari online atau bisa disebut juga ringkasan materi lah. Nah ketika udah punya ini langkah selanjutnya silahkan banyak banyak latihan soal karena soal-soal SBMPTN itu tidak bisa ditebak dan ingat Tidak Ada kisi-kisi. So, harus siap dengan segala kondisi. Nih aku kasih sedikit buat latihan ya :


Download : Kumpulan soal STAN SBMPTN STIS
                    Soal Utul UGM 2007-2008

                   [PDF] Baru Download Soal UTUL UGM 2016 Matematika IPA 
                   [PDF] Download Soal Ujian Tulis UGM 2005-2006 (UM UGM) 

Jika mau yang lain search aja di google : " Bank Soal SBMPTN USM UTUL Yusufstudi.com"



2. Grup Belajar

grup belajar dan berkumpul
Grup belajar sangatlah penting untuk membuat pola pikir yang mudah dan tidak jemu untuk belajar. Nah, maksud grup belajar disini selain grup Belajar di BIMBEL, jadi kalian buat sendiri tuh sama temen-temen sekelasmu untuk belajar bareng. 

Kalo buat grup belajar itu jangan banyak-banyak misalnya nih cukup kok 6-7 orang dan setiap orang minimal punya kemapuan dimasing-masing pelajaran. Nah, saran kegiatan yang bisa kami berikana adalah langsung mencoba mengerjakan latihan-latihan soal.
Lha kak, kalo dari semua kami tidak bisa?
Jika tidak bisa mengerjakan salah satu soal, besok paginya silahakan langsung diatanyak ke guru disekoalah ya.

Tidak semua sekolah mengadakan tambahan belajar untuk SBMPTN, biasanya sekolah hanya memberikan tambahan belajar untuk UAS,UN dan USBN. Padahal kalo kalian tahu, Soal SBMPTN itu lebih-lebih susah daripada UN dan hampir mirip dengan Olimpiade.

Masih menunggu SNMPTN?


3. Konsep bukan Hafalan

Belajar hafalan itu salah

 

Cara beljar anak yang lolos SBMPTN selajutnya adalah belajar Konsep bukan Hafalan. 

Okelah, kalo masalah biologi admin mengalah karena hampir semua hafalan. Ntah aku juga gak suka! ada yang gk suka biologi? 

Nah buat matematika, fisika, dan kimia semuanya memakai konsep yang rumit. Terkadang satu soal bisa dikerjakan dengan beberapa cara. Jika cara yang satu tidak bisa maka pakai  cara lain. Jadi, belajarlah memahami setiap kejadian jangan hanya memakai rumus saja.

Contoh yang menggunakan konsep semua adalah teori Relativitas, Newton, Energi, Gerak, masih banyak lagi. Sedangkan yang matematika ada permutasi, kombinasi, persamaan kuadrat yang menentukan nilai akar-akarnya, dll. Untuk kimia, silahkan belajar stoikiometri, keseimbangan, konfigurasi elekton (Hk. Aufbau), karena semua itu adalah basicnya. 

Jadi, jika kalian tidak bisa mengusasi konsep dan arti dari materi diatas maka akan kesusahan untuk pengembangan soalnya.

Misalkan matematika. 
Kalo UN : Jika 2x^2 + 3x -6=0, dengan a dan b akar-akarnya maka berapa persamaan kuadrat baru yang akar-alarnya a+1/b dan b+1/a ? 

Kalo SBMPTN kurang lebih :
Jika diketahui ax^3+bx+c=0 mmpunyai akar-akar sesuai deret aritmatika, dan jika akar keduanya dikalikan 3 maka kan menjadi suatu barisan aritmatika, maka berapa nilai a, b, c? (a,b,c  adalah akarnya)

ya begitulah maaf soal diatas hanya contoh dan mungkin tidak bisa dikerjakan.

4. Beribadah, Doa, dan Belajar Malam

Tengah malam waktu untuk mendekat
Terkahir adalah hubungan dengan Tuhan dan Hubungan dengan Manusia. Hubungan dengan Tuhan yaitu dengan Berinadah dan berdoa dengan rutin dan ikhlas. Alloh pasti tahu hamba mana yang benar-benar ingin dan tidak.

Kedua adalah hubungan dengan manusia. Kenapa? langsung aku kasih contoh saja ya. Misalnya kamu ketemu orang yang kelaparann dijalan atau tetangga kalian yang kurang mampu. Kasihlah uang 20.000 atau sepunyamu atau dengan beras 2-3kg pasti sangat suka dan bersyukur. Nah, secara tidak langsung dan tanpa diminta pasti akan mendoakanmu. 

Doa itulah yang diijabahi oleh Alloh.  Tapi ya jangan hanya minta doa saja. Intinya "Ikhlas" diatas itu hanya ilustasi saja ya. Jika hanya ingin didoakan saja ya doa malah tidak terkabulkan.

Ketiga adalah masalah belajar malam. Banyak penelitian bahwa siswa/orang yang belajar ditengah malam terindikasi dengan orang yang kreatif dan cerdas. Cerdas beda dengan pintar ya.  Nah, kalo dari kami manfaat belajar malam selain belajar, suasana sunyi itulah yang dibutuhkan.

Kenapa? belajar jadi tenang serta dekatkanlah diri kalian kepada-Nya ketika sunyi. Karena hati kalian akan merasa lebih dekat. Kalo untuk yang muslim silahkan Ngaji, Sholat Malam, Sholawatan. Untuk keyakinan lain silahkan sesuai dengan yang diajarkan.

Sekian dulu ya. Itulah ciri-ciri jika kalian ingin sukses. Itu bukan hanya untuk SBMPTN ya. Jika kalian amalkan setiap saat sampai tua pasti akan dapat yang namanya Hidup Barokah dan Ilmu Yang Bermanfaat. 

Pesan terahir

JANGAN MENUNGGU BELAJAR SBMPTN SETELAH UN DAN PENGUMUMAN SNMPTN 2018.

- SAKIT -

Jika ada pertanyaan silahkan komentar, jika bermafaat mohon sekali SHARE ya. 1 Share kalian sama dengan 10x kebahagiaan saya. 


Salam penulis

Sekilas SBMPTN dan Kebiasaan Anak yang Lolos SBMPTN, Apakah kamu termasuk?

Yusufstudi.com - lanjutan cerita ErfransDo | Tak Mungkin Lulus SBMPTN di Tahun Kedua?




Suatu ketika aku berkenalan dengan alumni tahun 2016 yang diterima SBMPTN tahun 2017, namanya Abdurrohman. Ia sekarang berkuliah di UNDIP (Universitas Diponegoro). Aku berbincang dengannya di aplikasi LINE, aku menanyakan bagaimana metode dia belajar, dll. Hingga aku pun dimasukkan dalam grup ‘alumni-alumni club’ di LINE. Disitu ada banyak informasi tentang perkuliahan, try out online, dll.

Karena aku masuk grup itu, aku pun mencoba untuk mengikuti try out langsung seperti pada SBMPTN aslinya. Aku mengikutinya di kota Bogor tepat di bulan Januari. Setelah puas dengan hasil pertama, aku pun kembali mengikuti try out kedua di Sukabumi bulan April. Alhamdulillah hasil TO ku meningkat. Tes SBMPTN 2018 dilaksanakan tanggal 8 Mei 2018. Selain try out langsung, aku pun mengikuti berbagai try out online melalui handphone atau notebook sampai h-7 SBMPTN agar aku siap dan tak terlalu kaget saat tes nanti.

Perjuanganku bukan tanpa kendala dan ketakutan kembali gagal, aku sempat sakit beberapa hari karena selalu tidur terlalu malam. Yang paling membautku takut adalah ketika beberapa hari menjelang dilaksanakannya tes, ada informasi dari pihak panitia SBMPTN bahwa sistem penilaian tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Ketika mendengar itu semua dan membaca di website resminya, aku mulai down (meski sedikit wkwk). Di grup banyak sekali memperbincangkan mengenai keputusan itu yang tiba-tiba. Aku sendiri sudah menggunakan strategi tahun lalu dimana ketika benar mendapat poin 4, salah -1 (minus satu), dan tidak dijawab tidak mendapat nilai alias 0. Disitu aku bisa memanfaatkan soal-soal yang menurut aku bisa mengerjakannya agar dapat mendulang poin tinggi.

Mendengar keputusan itu, aku pun harus merencanakan strategi lain. Mengingat tahun 2018 sistem penilaiannya berubah menjadi : soal yang bobotnya lebih tinggi (alias soal yang sulit dikerjakan oleh banyak calon mahasiswa) akan mendapat poin tinggi, soalnya sedang poinnya pun sedang, dan jika soalnya mudah (alias banyak yang bisa menjawabnya) poinnya akan rendah. Disitu aku berpikir bahwa aku harus menghatamkan dan memperdalam belajar Fisika dan memperdalam materi-materi yang belum 100% aku kuasai. Aku percaya sistem penilaian yang berubah tidak terlalu mempengaruhi hasil, yang terpenting aku bisa mengerjakan soal dengan baik dengan usahaku selama ini dan tentunya pertolongan dari Allah dan doa-doa orang tersayangku.

Tibalah h-1. Disitu tidak ada kata belajar lagi, tidak ada kata buka buku lagi, dan tidak ada mengerjakan soal lagi. H-1 aku pergunakan untuk mengirim pesan kepada orang-orang terdekatku. Aku meminta doa agar dimudahkan dalam tes dan diberikan hasil yang terbaik. Tak lupa aku pun meminta ridho kepada kedua orangtuaku. Alhasil aku pun merasa tenang dan lega sebelum ujian keesokan harinya. Aku tes di tempat yang sama ketika aku tes SBMPTN tahun lalu. Aku pun sedikit diuntungkan karena setidaknya aku tahu lokasinya dimana.

Aku berangkat dari rumah pukul 03.35 pagi bersama saudaraku menggunakan motor. Sebelum berangkat aku kembali meminta doa dan ridho dari orangtuaku. Aku menyalami tangannya dengan erat dan penuh harap; semoga apa yang anakmu perjuangkan ini akan membuahkan hasil yang bisa membuatmu bahagia. Dengan menggunakan jaket biruku, aku pun berangkat dengan mengucap Basmalah.

Meskipun jalanan sempat macet, akhirnya aku sampai jam 05.30 satu jam setengah sebelum tes dimulai. Karena aku belum shalat shubuh, aku pun mencari masjid di sekitar sekolah. Alhamdulillah aku bisa shalat di salah satu mushola. Disitu banyak sekali para calon mahasiswa yang diantar oleh orangtuanya; ada yang dengan mobil, motor, angkutan umum, ataupun jalan kaki karena dekat dengan rumahnya. Bahkan ada yang sampai menginap di warung dekat tempat tes demi tidak terlambat karena jika terlambat kita akan langsung tidak diikutsertakan dalam proses penyeleksian mahasiswa.

Tak lupa aku pun membawa perbekalan makanan dan juga kopi di botol minuman. Haha mungkin konyol, tapi hal kecil ini mampu membantuku saat mengerjakan soal. Berkaca pada pengalaman tahun lalu, aku sangat ngantuk ketika mengerjakan soal pada sesi yang kedua padahal disitu ada lumbung nilai. Oh iya bagi kalian yang belum tahu tes SBMPTN khususnya bidang Saintek dimulai pukul 07.30 dan diakhiri jam 09.15 untuk materi TKPA (TPA 45 soal, Matdas 15 soal, Bhs Indonesia 15 soal, dan Bhs Inggris soal). Jam 09.15 sampai 09.45 kami istirahat. Pukul 10.00 sampai 11.45 kami kembali mengerjakan soal bidang TKD Saintek (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi masing-masing 15 soal). Total soal yang harus aku kerjakan adalah 150 soal.

Terbukti, kopi itu menjagaku tetap melek saat mengerjakan soal hahaha. Meskipun tidak semua soal aku kerjakan, tapi aku merasa puas ketika sudah keluar ruangan ujian. Aku begitu yakin dengan jawabanku meski tidak 100%. Setidaknya, apa yang aku kerjakan tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun kemarin. Tidak ingin seperti tahun kemarin (hanya mengandalkan SNMPTN, SPAN-PTKIN & SBMPTN), tahun ini aku mempunyai plan-b agar tidak terlalu panik ketika aku gagal di SBMPTN kedua ini. Aku mencari-cari informasi untuk mendaftar baik di UM PTN (Ujian Mandiri Perguruan Tinggi Negeri) maupun UM PTS (Perguruan Tinggi Swasta).

Setelah dua bulan kulalui, lebaran pun telah usai, hari yang ditunggu pun tiba. Seharian aku senam jantung hahaha. Aku takut bila aku akan mengecewakan orangtuaku untuk kedua kalinya. Mulanya pengumuman akan dibuka pada pukul 17.00, tapi sekitar jam 12 siang aku menerima kabar bahwa pengumuman dimajukan dua jam menjadi pukul 15.00 WIB. Disitu jantungku semakin berdebar kencang, lebih berdebar dibanding ketika bertemu dengan gebetan hahaha.

Aku menunggu pengumuman sambil bermain gadget di kamar, sambil melihat cuplikan video pertandingan Piala Dunia 2018 Belgia vs Jepang wkwkwk, tetapi jantung ini makin berdebar. Tepat jam 15.05 aku memberanikan diri membuka notebook dan mengaktifkan jaringan internetnya. Tidak seperti biasanya, websitenya lancar tidak error. Sebelum ashar tiba, aku pun memberanikan diri mengetikkan nomor peserta dan tanggal lahirku dengan tangan gemetaran. Aku pun memencet enter sambil memalingkan muka ke bawah.

Setelah kupalingkan kembali wajahku ke layar notebook, Allahu Akbar Masya Allah Alhamdulillah, aku tidak lagi ditampar dicambuk oleh kata ‘maaf’ yang menyakitkan itu. Kini kata ‘maaf’ itu bertransformasi menjadi kata ‘selamat’. Spontan, aku langsung berteriak memanggil ibuku 3x yang sedang menonton televisi. Ibuku langsung menuju kamarku dan aku langsung menunjukkan kata ‘selamat’ itu. Sontak ibuku bahagia haru langsung memelukku, menciumku, dan mengusap kepalaku.

Aku sebagai lelaki yang hampir tidak pernah menangis, saat itu juga air mata mengucur di pipiku tanpa ku inginkan kehadirannya. Ternyata seperti itu rasanya sebuah ‘kemenangan’ dan kata ‘selamat’. Aku langsung bersujud syukur dan tak lupa mengucapkan banyak sekali syukur kepada Allah. Hatiku bergetar, lemas, dan rasa cemas lelah itu telah sirna seketika. Berganti rasa senang, bahagia haru, dan bangga.

Aku diterima di jurusan dan Universitas impianku, Agroteknologi Universitas Padjajaran. Tiada yang sempurna kecuali Allah swt. Mintalah padanya, mohonlah padanya berkali-kali disetiap shalatmu atau ibadahmu yang lain. Karena doa berulang-ulang itu seperti sepeda yang dikayuh berkali-kali yang nantinya akan mengantarmu ke tempat tujuan.

Usaha dengan dibarengi doa dan ibadah, insya Allah apa yang kamu inginkan akan terlaksana. Jangan sesalkan apa yang telah terjadi. Bangkitlah dari segala keterpurukanmu. Bila kamu gagal hari ini, itu tanda bahwa Allah telah merencanakan hal yang jauh lebih baik dan indah dari hari ini. Jangan kecewa dengan hasil burukmu dan jangan marah terhadap hasil baik orang lain. Kesuksesan orang lain bukanlah kegagalanmu. Salam, Erfransdo Mahasiswa Baru Universitas Padjajaran 2018

maaf tulisannya terlalu panjang hehe semoga selalu mengispirasi kalian ya jangan patah semangat untuk meraih cita cita

Akun media sosial saya :
Facebook : Erfrans Do 
Instagram : @erfransdo 

Orang yang gagal adalah orang yang tak mau berusaha sampai akhir

Nah buat kalian yang mau ngiri ceri yuk kirimkan cerita kalian ke email kami : yusazis28@gmail.com . Cerita yang menarik akan kami tayangkan di blog kami lho

Format :
Subjek : judul artikel
Isi : artikel bebas (.doc), foto, dan akun sosial media
Penutup

Owner yusufstudi (@yusufabdhul)

ErfransDo | Tak Mungkin Lulus SBMPTN di Tahun Kedua? (Lanjutan)

Yusufstudi.com - Assalamualaikum nama saya Erfransdo, saya berasal dari Sukabumi.

Saya disini akan bercerita bagaimana saya bisa lulus SBMPTN 2018 dengan berbagai usaha, doa, keoptimisan, dan juga rintangan. Jadi, monggo dibaca ya hehe. 

Cerita ini meneceritakan perjalananu bagaimana Lulus SBMPTN di Tahun Kedua 

Alhamdulillah... Alhamdulillah.... Alhamdulillah ya Allah...

Mungkin kata itu yang terus aku ucapkan karena kemurahan hati-Nya padaku hari ini. Dia Sang Maha Kuasa atas segalanya, Allah swt. Allah telah membuatku, keluargaku, dan sahabat-sahabatku bahagia. Tak ada yang lebih membahagiakan di dunia ini kecuali melihat kedua orangtuaku yang sangat bahagia mendengar kabar baik dari anaknya. Alhamdulillah hari ini aku berhasil lulus SBMPTN di salah satu Universitas negeri di Bandung, Universitas Padjajaran. Sempat gagal di tahun pertama (alias tahun kemarin), akhirnya aku bisa merasakan balasan indahnya di tahun kedua ini. Masya Allah, meskipun aku tahu bahwa ini baru awal mula perjuanganku untuk menuju ke gerbang kesuksesan dan aku berharap, aku bisa melewati masa-masaku sebagai mahasiswa nantinya, Insya Allah. 

Lika-liku atau perjuanganku yang penuh ‘batu kerikil’ untuk bisa lulus tes SBMPTN 2018 ini. Bagi kalian yang ingin membaca kisahku, check this out ! 



Berawal dari tahun 2017, tepatnya di bulan Februari. Sebagai siswa SMA yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, aku pun ikut mendaftar SNMPTN karena alhamdulillah aku masuk kuota. Kebetulan, aku masuk di 10 besar siswa dengan nilai rata-rata yang cukup baik lah. Selain SNMPTN, aku pun ikut mendaftar di SPAN-PTKIN untuk cadangan bila-bila aku tak lulus SNMPTN. Tapi aku sangat berharap sekali bisa lulus SNMPTN, dan saat itu aku belum tahu-menahu tentang SBMPTN. Saat pendaftaran SNMPTN 2017, aku memilih Unpad dan UPI. Sementara untuk SPAN-PTKIN aku memilih UIN SGD Bandung dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Saat hari pengumuman SNMPTN di bulan April, aku dan teman sekelasku bermain di rumah salah satu dari kami untuk syukuran ulang tahunnya. Pengumumannya sekitar jam 14.00. Aku baru membukanya sekitar jam 14.30 , dan hasilnya adalah layar merah tanda aku tidak lulus. Disitu aku kecewa, hatiku patah, rasanya ingin marah tapi marah kepada siapa. Tapi aku ingat suatu kata, ‘setiap orang itu punya rezekinya masing-masing’, dan aku rasa mungkin di SNMPTN bukanlah rezekiku. 

Oke hal itu tak jadi halangan buatku. Setelah pengumuman kegagalan itu, aku pun langsung mendaftarkan diri di SBMPTN. Aku memilih Unpad di pilihan pertama dan kedua, sementara IPB untuk pilihan ketiga. Masih ada waktu kurang lebih dua minggu untukku mempersiapkan SBMPTN. Ketika aku memulai mengerjakan soal-soal dari buku latihan SBMPTN yang aku beli dari guru BK-ku, aku merasa pusing dan tak menyangka soal-soalnya begitu sulit. Aku pun belajar sebisanya. Disela-sela mempersiapkan SBMPTN, hari pengumuman SPAN-PTKIN pun tiba. Saat itu aku sedang ada di dapur dan langsung membuka website pengumumannya. 

Lagi-lagi, kata ‘maaf’ menyerangku kembali. Rasanya cukup kecewa tapi tidak se-kecewa saat kegagalanku di SNMPTN. 

Aku pun terus mengerjakan soal-soal latihan SBMPTN meski dua hari aku harus menginap di suatu tempat bersama teman sekelasku untuk acara perpisahan. Hari ke hari akhirnya sampai di H-1. Karena lokasi rumahku jauh dari tempat tes, aku pun menginap di rumah teman sekelasku yang juga mengikuti SBMPTN. Aku ingat saat itu aku baru tertidur sekitar jam 12 malam dan kembali bangun jam 2 dini hari. Jam 2.30 dini hari aku dan teman-teman pun berangkat dan serahkan hasilnya pada Allah. 

Singkat cerita, kami pun selesai bertarung dengan soal-soal super sulit. Apa aku bisa mengerjakannya? Jangan ditanya, aku bisa, tapi hanya sekitar 25% wkwkwk. Untuk melepas rasa penat, kami pun berjalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang ke rumah masing-masing. Satu bulan kemudian, pengumuman pun tiba. Saat itu sedang bulan puasa, dan aku berharap ada keberkahan dari bulan puasa itu. 

Aku membuka pengumuman itu sebelum adzan Maghrib- di dapur. Untuk yang ke-sekian kalinya aku ‘ditampar’ oleh kata ‘maaf’ yang menyakitkan itu. Masih mending kata ‘maaf’ karena ditolak wanita, tapi kata ‘maaf’ yang satu ini sungguh membuat hati ini hancur berkeping-keping (haha lebay dikit gapapa kali ya). Tapi sejujurnya sebelum pengumuman itu tiba, aku sudah bicara dengan ibuku perihal jika pil-pahit menimpaku di pengumuman SBMPTN (mungkin kalian bisa baca di artikel ini). 

 Hari-hari pun berlalu. Aku lalui dengan penuh syukur dan harap. Aku percaya bahwa Allah akan menggantikannya dengan hal yang jauh lebih baik. Aku percaya rencana-Nya akan selalu indah pada waktunya. Mungkin Dia ingin melihatku lebih berjuang lagi untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. 

Ketika hari-hari Lebaran telah berlalu, aku pun meminta izin kepada orangtuaku untuk mengambil gapyear , dan alhamdulillah mereka mendukung penuh keputusan aku. Hari itu pula tepat tanggal 6 Juli yang juga merupakan tanggal lahirku, aku meluncur ke indoma**t untuk membeli paket belajar dari sebuah bimbel online yang sudah banyak menelurkan para ‘pemenang’ yang gagal di tahun-tahun sebelumnya seperti aku ini. Ku pakai uang THR-ku untuk membelinya, harganya masih kurang dari 500.000 untuk durasi satu tahun. Bukan bermaksud promosi atau apa, dengan penuh hati bimbel online itu juga yang menjadi salah satu andil terbesar dalam berhasilnya aku di tahun ini. 

Oke berlanjut, akupun mulai belajar lagi, teman-temanku sudah memulai kuliah. Rasanya memang sakit, tapi harus aku lalui dengan penuh syukur. Aku ingat sebuah kata ‘siapa yang bersyukur, maka akan ditambahkan nikmatnya’. Temanku ada yang diterima di negeri, swasta, bahkan ada yang langsung kerja. Sebenarnya aku pun saat itu selagi mempersiapkan belajar, aku mencuri-curi informasi tentang lowongan pekerjaan. Tapi alhasil aku belum mendapatkannya. Meskipun aku telah ditinggal teman-teman dengan perkuliahan dan pekerjaannya, aku mencoba sabar dan bangkit. 

Aku mulai tumbuhkan kembali semangatku untuk belajar materi SBMPTN untuk tahun depan (2018) . Karena aku adalah anak IPA, aku mengambil paket SAINTEK sesuai dengan jurusan yang aku inginkan. Aku memulainya dengan menonton video motivasi belajar, kesalahan metode belajar, tips sukses belajar dengan baik, dll. Setelah itu aku melanjutkannya ke materi yang sesungguhnya. Dimulai dari bagian TPA (Tes Potensi Akademik) yang menitik-beratkan logika nalar. Setelah TPA selesai dengan soal-soalnya, aku lanjut di bagian Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Dilanjut bagian TKD (Tes Kemampuan Dasar) mulai dari Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi. Aku lalui itu semua dengan lancar meski hanya ada sedikit hambatan pada jaringan internet karena aku belajar online. Aku habiskan waktuku untuk belajar dari mulai pagi sampai larut malam di kamar menggunakan notebook, headset, dan tentunya alat belajar lainnya. 


Lanjut cerita halaman 1 2 


Akun media sosial saya :
Facebook : Erfrans Do 
Instagram : @erfransdo 

ErfransDo | Tak Mungkin Lulus SBMPTN di Tahun Kedua?