Yusufstudi.com ( Semarang ) - Kata siapa anak SMK tidak bisa kuliah di PTN? Dengan tekad dan usaha yang kuat maka pasti ada jalan untuk meraihnya. Salah satunya adalah kak Yusuf Suryan yang akhirnya kuliah di UNDIP. Pengen tau ceritanya? Ini dia.


Isi : "Pendidikan adalah senjata mematikan di dunia,karena hal itu dapat mengubah dunia"

Nama : Yusuf Suryana

Asal : Surodadi, Demak,Jawa tengah

Universitas : Universitas Diponegoro (UNDIP)

Foto Kak Yusuf  Suryana


Cerita : Saya adalah anak dari seorang pesisir daerah demak,yang kawasannya selalu terkena rob,saya alumni SMKN 4 semarang 2015,saya mahasiswa UNDIP jurusan D3 SV Teknik Mesin, dulu impian saya ingin bekerja sehabis lulus dari SMK,karena adanya adik dan kakak saya yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa,impian saya adalah kerja di manufaktur seperti astra,dan setelah lulus saya ber angan angan ingin mendaftarkan diri ke TNI karena itu cita cita dari kecil "TNI AL tepatnya",sebelum tes semua itu di mulai saya selalu berlatih seperti push up,jogging,back up rutin setiap pulang sekolah H-2 bulan,di belakang sekolah saya latihan semua itu , tetapi saat tes itu berlangsung ternyata saya gagal,akhirnya saya berfikir ulang untuk mendaftar TNI itu latihan nya berat,dan saya kembali ke impian saya ingin mendaftar ke manufaktur,alhamdulillah semua itu tercapai,setiap saya mendaftar kerja saya ketrima di perusahaan itu,saya di terima di perusahaan yang saya impikan yang menurut saya mustahil saya bisa lolos,yaitu Astra, PT.Suzuki Indomobil Motor tambun, PT.Kencana kelapa sawit,PT.Smart,Agro persada, tapi setiap ada pengumuman di terima itu,saya tidak berfikir kalau untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,dan akhirnya sampai 2016 tiba muncul lah pengumuman itu,dan kedua orang tua ku bilang "Nak apa kamu tidak mau kuliah ?" Jawab ku seakan takut takut merasa kasihan dengan kondisi keluarga "Mau bu,tapi gimana bu ada adek sama mas yang masih posisi pelajar sama mahasiswa,buat biaya pasti gede bu" jawab ibu "Semua itu di jalani dulu,masalah uang biar sambil berjalan,ibu bisa utang,ibu takutnya kakak kamu kuliah,nanti kamu malah geton/iri sama kakak kamu"
Akhirnya ketika melihat kakak ku yang kuliah itu,yang dulunya di terima di ITB,UNPAD,UNAIR kedokteran jalur beasiswa semua tidak di ambil karena biaya yang besar,dan akhirnya sekarang di UMY jogja,dan sekarang pun menjadi orang yang sangat berpengaruh karena mendali yang di punya,kejuaraan yang begitu banyak,sampai waktu idul fitri pun bapak anies baswedan sms "selamat idul fitri mas arif" sekarang mendapat sms lagi dari ibu susi untuk main ke rumah nya,sampai tidak percaya,kakak ku itu bertemu dengan bapak wakil presiden jusuf kalla,dan melihatkan foto tersebut,itu lah yang membuat aku ingin masuk ke perguruan tinggi,kakak nya bisa seperti itu,adiknya pasti juga bisa,dan manjadda wajadda,ketika sbmptn 2016 di buka,akupun mendaftarkan diri dan gagal,terus aku mencoba lagi mendaftar UNDIP PLN, akhirnya gagal lagi,sampai 8 kali saya mendaftar di berbagai jalur untuk masuk PTN,sampe orang tua bilang "Ya allah nak,kamu daftar gitu kok tidak lolos terus,malah buang buang uang" akhirnya yang ke 9 sampai 11 saya mendaftar,dan mengerjakan dengan teliti karena orang tua sudah berkata seperti itu,ke 9 yaitu mendaftar ke UNDIP D3,dan akhirnya mendaftar lagi ke 10 mendaftar campuran UM UNNES mengerjakan dengan sungguh sungguh sampai hampir 100 % saya kerjakan,dan ketika pulang saya tes lagi besok nya ke jogja dan ke 11 mendaftar ke UNY D3 saya yakin sekali kalau di terima di UNY karena alhamdulillah,tidak ada masalah dalam mengerjakan, dan ketika ketika menunggu pengumuman,teman saya ada yang memasang gambar dia ketrima di UNDIP D3,saya lngsung respon selamat kepada teman saya,saya menangis apakah saya ketrima atau tidak,dan akhirnya membuka pengumuman tersebut dan muncul gambar "Selamat anda di terima menjadi calon mahasiswa baru"dan dalam beberapa hari lagi ada pengumuman lagi UNNES ternyata sama "Selamat anda di terima di jurusan pendidikan teknik mesin S1" alhamamdulillah rejeki berjatuhan kepadaku,dan ketika itu saya berfikir mau masuk S1 apa D3 saya bertanya ke orang tua saya,kalau S1 di unnes itu paling bagus kependidikan,kalau di UNDIP itu teknik,orang tua saya menjawab "Sudah D3 saja biar cepat lulus,dulu ibu juga guru,tapi keluar karena pengangkatan PNS itu susah,kalau mau nerusin lagi juga bisa kalau cuma masalah S1" dan akhirnya saya mengambil D3 UNDIP,dan ternyata besoknya ada pengumuman susulan lagi,pengumuman UNY jogja,saya sudah tenang karena sudah mendapat PTN,ketika saya membuka pengumuman lagi,dan jawaban nya "Selamat lagi" di jurusan D3 Teknik Mesin,terus saya berunding lagi dengan orang tua saya,dan keputusan nya yaitu di UNDIP,karena transport yang dekat,bisa pulang ke rumah kapan saja.

Line : Yusufsuryana_dmk

Facebook : Yusuf Suryana

Bagaimana ceritanya? semoga bisa memotivasi semua siswa yang ada di seluruh indonesia.
Buat kalian yang ingin sharing cerita seperti kak Arfan diatas silahkan kirim cerita kalian ke email yusazis28@gmail.com dengan format

Judul email = judul artikel
Isi :
Nama :
Asal:
Universitas :
Cerita :
Sosmed :

Cerita akan diposting maksimal 1-2 hari oleh pihak yusufstudi.com

Semoga bermanfaat dan marilah berdoa dan belajar ya para pejuang PTN/PTK

Kisah Seorang Kakak Yang Menginspirasi Adiknya Kuliah di UNDIP

Yusufstudi.com ( Semarang ) - Kata siapa anak SMK tidak bisa kuliah di PTN? Dengan tekad dan usaha yang kuat maka pasti ada jalan untuk meraihnya. Salah satunya adalah kak Yusuf Suryan yang akhirnya kuliah di UNDIP. Pengen tau ceritanya? Ini dia.


Isi : "Pendidikan adalah senjata mematikan di dunia,karena hal itu dapat mengubah dunia"

Nama : Yusuf Suryana

Asal : Surodadi, Demak,Jawa tengah

Universitas : Universitas Diponegoro (UNDIP)

Foto Kak Yusuf  Suryana


Cerita : Saya adalah anak dari seorang pesisir daerah demak,yang kawasannya selalu terkena rob,saya alumni SMKN 4 semarang 2015,saya mahasiswa UNDIP jurusan D3 SV Teknik Mesin, dulu impian saya ingin bekerja sehabis lulus dari SMK,karena adanya adik dan kakak saya yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa,impian saya adalah kerja di manufaktur seperti astra,dan setelah lulus saya ber angan angan ingin mendaftarkan diri ke TNI karena itu cita cita dari kecil "TNI AL tepatnya",sebelum tes semua itu di mulai saya selalu berlatih seperti push up,jogging,back up rutin setiap pulang sekolah H-2 bulan,di belakang sekolah saya latihan semua itu , tetapi saat tes itu berlangsung ternyata saya gagal,akhirnya saya berfikir ulang untuk mendaftar TNI itu latihan nya berat,dan saya kembali ke impian saya ingin mendaftar ke manufaktur,alhamdulillah semua itu tercapai,setiap saya mendaftar kerja saya ketrima di perusahaan itu,saya di terima di perusahaan yang saya impikan yang menurut saya mustahil saya bisa lolos,yaitu Astra, PT.Suzuki Indomobil Motor tambun, PT.Kencana kelapa sawit,PT.Smart,Agro persada, tapi setiap ada pengumuman di terima itu,saya tidak berfikir kalau untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,dan akhirnya sampai 2016 tiba muncul lah pengumuman itu,dan kedua orang tua ku bilang "Nak apa kamu tidak mau kuliah ?" Jawab ku seakan takut takut merasa kasihan dengan kondisi keluarga "Mau bu,tapi gimana bu ada adek sama mas yang masih posisi pelajar sama mahasiswa,buat biaya pasti gede bu" jawab ibu "Semua itu di jalani dulu,masalah uang biar sambil berjalan,ibu bisa utang,ibu takutnya kakak kamu kuliah,nanti kamu malah geton/iri sama kakak kamu"
Akhirnya ketika melihat kakak ku yang kuliah itu,yang dulunya di terima di ITB,UNPAD,UNAIR kedokteran jalur beasiswa semua tidak di ambil karena biaya yang besar,dan akhirnya sekarang di UMY jogja,dan sekarang pun menjadi orang yang sangat berpengaruh karena mendali yang di punya,kejuaraan yang begitu banyak,sampai waktu idul fitri pun bapak anies baswedan sms "selamat idul fitri mas arif" sekarang mendapat sms lagi dari ibu susi untuk main ke rumah nya,sampai tidak percaya,kakak ku itu bertemu dengan bapak wakil presiden jusuf kalla,dan melihatkan foto tersebut,itu lah yang membuat aku ingin masuk ke perguruan tinggi,kakak nya bisa seperti itu,adiknya pasti juga bisa,dan manjadda wajadda,ketika sbmptn 2016 di buka,akupun mendaftarkan diri dan gagal,terus aku mencoba lagi mendaftar UNDIP PLN, akhirnya gagal lagi,sampai 8 kali saya mendaftar di berbagai jalur untuk masuk PTN,sampe orang tua bilang "Ya allah nak,kamu daftar gitu kok tidak lolos terus,malah buang buang uang" akhirnya yang ke 9 sampai 11 saya mendaftar,dan mengerjakan dengan teliti karena orang tua sudah berkata seperti itu,ke 9 yaitu mendaftar ke UNDIP D3,dan akhirnya mendaftar lagi ke 10 mendaftar campuran UM UNNES mengerjakan dengan sungguh sungguh sampai hampir 100 % saya kerjakan,dan ketika pulang saya tes lagi besok nya ke jogja dan ke 11 mendaftar ke UNY D3 saya yakin sekali kalau di terima di UNY karena alhamdulillah,tidak ada masalah dalam mengerjakan, dan ketika ketika menunggu pengumuman,teman saya ada yang memasang gambar dia ketrima di UNDIP D3,saya lngsung respon selamat kepada teman saya,saya menangis apakah saya ketrima atau tidak,dan akhirnya membuka pengumuman tersebut dan muncul gambar "Selamat anda di terima menjadi calon mahasiswa baru"dan dalam beberapa hari lagi ada pengumuman lagi UNNES ternyata sama "Selamat anda di terima di jurusan pendidikan teknik mesin S1" alhamamdulillah rejeki berjatuhan kepadaku,dan ketika itu saya berfikir mau masuk S1 apa D3 saya bertanya ke orang tua saya,kalau S1 di unnes itu paling bagus kependidikan,kalau di UNDIP itu teknik,orang tua saya menjawab "Sudah D3 saja biar cepat lulus,dulu ibu juga guru,tapi keluar karena pengangkatan PNS itu susah,kalau mau nerusin lagi juga bisa kalau cuma masalah S1" dan akhirnya saya mengambil D3 UNDIP,dan ternyata besoknya ada pengumuman susulan lagi,pengumuman UNY jogja,saya sudah tenang karena sudah mendapat PTN,ketika saya membuka pengumuman lagi,dan jawaban nya "Selamat lagi" di jurusan D3 Teknik Mesin,terus saya berunding lagi dengan orang tua saya,dan keputusan nya yaitu di UNDIP,karena transport yang dekat,bisa pulang ke rumah kapan saja.

Line : Yusufsuryana_dmk

Facebook : Yusuf Suryana

Bagaimana ceritanya? semoga bisa memotivasi semua siswa yang ada di seluruh indonesia.
Buat kalian yang ingin sharing cerita seperti kak Arfan diatas silahkan kirim cerita kalian ke email yusazis28@gmail.com dengan format

Judul email = judul artikel
Isi :
Nama :
Asal:
Universitas :
Cerita :
Sosmed :

Cerita akan diposting maksimal 1-2 hari oleh pihak yusufstudi.com

Semoga bermanfaat dan marilah berdoa dan belajar ya para pejuang PTN/PTK

2 comments: