Suasana job fair (sumber : tempo.co)

Yusufstudi.com - Berdasarkan survei dan dihitung dari junlah pendaftar di Job Fair, hampir 200.000-an lulusan sarjana mendaftar untuk melamar pekerjaan. Pelamar didominasi oleh para Fresh Graduate (baru lulus).

Mengapa banyak sarjana sampai sebanyak itu banyak yang nganggur? Ini alasannya

1. Pemikiran salah ketika kuliah.


Pemikiran apa sih yang salah? Bukankah kuliah untuk belajar yang benar ya?. Iya, yang salah adalah mahasiswa ketika kuliah berharap untuk nilai (IPK) yang tinggi. Mereka berfikiran bahwa dengan nilai bagus (Cum Laude) bisa mudah dapat pekerjaan, kenyataannya tidak. IPK kebanyakan hanya untuk lolos administrasi saja. Di perkuliahan, mahasiswa dilatih untuk membuat lapangan pekerjaan bukan untuk bekerja pada orang lain.


2. Kooperatif dan kurang bergaul


Dalam bekerja sudah pastinya yang dibutuhkan adalah kerja sama team. Jadi para perusahaan yang ingin merekrut pekerja tidak mau merekrut orang yang idealis dan bekerja sendiri. Jadi buat kalian yang terbiasa bekerja sendiri, berlatihlah untuk bekerja sama dalam team ya. Dengan banyak teman membuat mendapat pekerjaan semakin cepat karena akan dapat informasi yang cepat dari teman-teman yang membutuhkan. Biasanya ada teman yang sudah bekerja diauruh cari pekerja, la kalo kamu punya banyak teman dan kamu orangnya supel dan mudah bekerja dalam team pastinya temenmu akan mencarimu.


3. Jual mahal


Ingat woy, kalian ini masih fresh graduate jangan sok mahal. Hehe. Maksudnya, kalo kalian cari kerja ya diterima dulu apa yang ada sekarang, jangan baru lulus mintanya jadi menejer. Hal yang berawal dari bawah akan lebih awet kok.
Selain itu, jangan mengharap pekerjaan yang sesuai dengan jurusanmu. Karena sekarang susah kadang mencari pekerjaan sesuai jurusan. Kalau ada peluang kerja ya jalani aja bila gaji cukup dan suasana nyaman.

4. Tidak mau keluar kota asal


Ini lah masalah orang desa biasnya. Kalo cari kerja deket-deket rumah aja biar deket orang rua. Sedangkan gudang pekerjaan ya diwilatah industri seprti Surabaya , Jakarta dan Jawab Barat. La kalo diem aja dirumah ya susah nyari kerjaan. Oke? Latihan mandiri keluar kota ya.

5. Terakhir, males cari kerja


Males adalah penyakit yang susah disembuhkan. Daripada males cari kerja solahkan buat bisnis/usah dirumah supaya produktif. Bisa ternak lele, menanam hidroponik, membuka jasa-jasa jual beli, dsb.


Oke itu saja menurut pribadi saya. Sebenarnya masih banyak penyebab mengapa Sarjana Banyak Yang Pengangguran. Masalah cari kerja cepat dapat atau tidaknya itu tergantung orangnya  atau tidak.

Semoga bisa cepat menjawab pertanyaan bayak orang ya.

Kerja dimana Nak?
Saya kerja di . . . Sebagai . . . . Bu.

Aamiin . . 

5 Alasan Mengapa Lulus Sarjana Malah Pengangguran


Suasana job fair (sumber : tempo.co)

Yusufstudi.com - Berdasarkan survei dan dihitung dari junlah pendaftar di Job Fair, hampir 200.000-an lulusan sarjana mendaftar untuk melamar pekerjaan. Pelamar didominasi oleh para Fresh Graduate (baru lulus).

Mengapa banyak sarjana sampai sebanyak itu banyak yang nganggur? Ini alasannya

1. Pemikiran salah ketika kuliah.


Pemikiran apa sih yang salah? Bukankah kuliah untuk belajar yang benar ya?. Iya, yang salah adalah mahasiswa ketika kuliah berharap untuk nilai (IPK) yang tinggi. Mereka berfikiran bahwa dengan nilai bagus (Cum Laude) bisa mudah dapat pekerjaan, kenyataannya tidak. IPK kebanyakan hanya untuk lolos administrasi saja. Di perkuliahan, mahasiswa dilatih untuk membuat lapangan pekerjaan bukan untuk bekerja pada orang lain.


2. Kooperatif dan kurang bergaul


Dalam bekerja sudah pastinya yang dibutuhkan adalah kerja sama team. Jadi para perusahaan yang ingin merekrut pekerja tidak mau merekrut orang yang idealis dan bekerja sendiri. Jadi buat kalian yang terbiasa bekerja sendiri, berlatihlah untuk bekerja sama dalam team ya. Dengan banyak teman membuat mendapat pekerjaan semakin cepat karena akan dapat informasi yang cepat dari teman-teman yang membutuhkan. Biasanya ada teman yang sudah bekerja diauruh cari pekerja, la kalo kamu punya banyak teman dan kamu orangnya supel dan mudah bekerja dalam team pastinya temenmu akan mencarimu.


3. Jual mahal


Ingat woy, kalian ini masih fresh graduate jangan sok mahal. Hehe. Maksudnya, kalo kalian cari kerja ya diterima dulu apa yang ada sekarang, jangan baru lulus mintanya jadi menejer. Hal yang berawal dari bawah akan lebih awet kok.
Selain itu, jangan mengharap pekerjaan yang sesuai dengan jurusanmu. Karena sekarang susah kadang mencari pekerjaan sesuai jurusan. Kalau ada peluang kerja ya jalani aja bila gaji cukup dan suasana nyaman.

4. Tidak mau keluar kota asal


Ini lah masalah orang desa biasnya. Kalo cari kerja deket-deket rumah aja biar deket orang rua. Sedangkan gudang pekerjaan ya diwilatah industri seprti Surabaya , Jakarta dan Jawab Barat. La kalo diem aja dirumah ya susah nyari kerjaan. Oke? Latihan mandiri keluar kota ya.

5. Terakhir, males cari kerja


Males adalah penyakit yang susah disembuhkan. Daripada males cari kerja solahkan buat bisnis/usah dirumah supaya produktif. Bisa ternak lele, menanam hidroponik, membuka jasa-jasa jual beli, dsb.


Oke itu saja menurut pribadi saya. Sebenarnya masih banyak penyebab mengapa Sarjana Banyak Yang Pengangguran. Masalah cari kerja cepat dapat atau tidaknya itu tergantung orangnya  atau tidak.

Semoga bisa cepat menjawab pertanyaan bayak orang ya.

Kerja dimana Nak?
Saya kerja di . . . Sebagai . . . . Bu.

Aamiin . . 

No comments